PENYEBERANGAN KAPAL FERRY ; PT ASDP CABANG BATULICIN SEPI PENUMPANG

039042600_1615182209-Mi_11_ultra_gizchina

WARTACAKRAWALAMEDIA.COM- PT ASDP Cabang Batulicin Pada saat ini Keluhkan Jasa Angkutan Penumpang Kapal Laut KM Awu – Awu jurusan Batulicin Provinsi Kalsel – Garongkong Provinsi Sulawesi Selatan, termasuk angkutan penyeberangan antar Pulau Batulicin – Kotabaru Pelabuhan Tanjung Serdang, selama bulan Ramadhan 1442 Hijriah tahun 2021 terasa sepi Penumpang,Rabu (21/04/2021)

Manajer PT ASDP Cabang Batulicin Sunedi , sepinya angkutan penumpang, barang dan kendaraan bermotor di pelabuhan Ferry Batulicin pada saat ini, Berdampak akibat wabah pandemi corona yang terus berlangsung 

sangat mempengaruhi sepinya angkutan penumpang kapal fery batulicin-tanjung Serdang Kotabaru beberapa tahun lalu, tidak pernah mengalami sepi seperti tahun ini 

“untuk kendaraan bermotor dan orang Pribadi sudah tidak bisa diandalkan lagi , Padahal biasanya di momen bulan ramadhan ini merekalah yang bisa meningkatkan pendapatan , khususnya banyak masyarakat yang ingin mudik ke kampung halaman,”tambahnya

 

Ditambah lagi adanya kebijakan pemerintah melalui Direkrut jenderal perhubungan laut yang telah mengeluarkan surat edaran di larangan untuk mudik , mulai dari tanggal 6 – 17 Mei 2021, khusus penyeberangan angkutan kapal Ferry jurusan Batulicin Provinsi Kalsel – Garongkong provinsi Sulewesi selatan,yang hanya diperbolehkan keperluan bahan logistik, bangunan dan sayuran, tentunya muatan kapal semakin berkurang, ungkapnya

“Walaupun sementara saat ini jasa angkutan terbilang sepi, namun kami dari pihak PT ASDP Persero Cabang Batulicin setiap harinya tetap melayani masyarakat yang menyeberang,” tegasnya

adapun jumlah kapal Ferry milik PT ASDP Persero cabang Batulicin yang beroperasi di Batulicin dan Kotabaru jumlahnya 6 unit, dengan rincian 3 unit kapal berada di pelabuhan Batulicin, dan 3 unit kapal lagi di pelabuhan Ferry Tanjung Serdang Kotabaru

Sementara untuk harga tiket penumpang jurusan Batulicin – Kotabaru dan Batulicin provinsi Kalsel – Garongkong pare pare provinsi Sulawesi Selatan belum ada kenaikan, tetap harga standar seperti biasa.ungkapnya

“Semasa dalam Pandemi ini Sebelum masuk penumpang pihak kami tetap memberlakukan protokol kesehatan (prokkes) , selain itu menjamin agar tidak ada cluster baru di lingkungan mereka selalu melakukan pemeriksaan kepada para penumpang, menggunakan masker, dan harus mencuci tangan pakai sabun dan air yang sudah tersedia di pelabuhan,” tutup Sunedi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lain