Zairullah Azhar Pimpin Rapat Update Covid-19 Dikabupaten Tanbu

WhatsApp-Image-2021-08-10-at-3.19.08-PM-768x576
( DISKUSI : Bupati Tanbu dr HM Zairullah Azhar bersama Forkopimda saat menggelar rapat terkait up date kasus Covid-19 di Kabupaten Tanbu )

 

WARTACAKRAWALAMEDIA.COM – Bupati Tanah Bumbu (Tanbu) dr HM Zairullah Azhar memimpin rapat mengenai Update Kasus Konfirmasi Covid-19 bersama Forkopimda, Selasa (10/8/2021) di ruang rapat Bupati Tanbu.

Dalam sambutannya, orang nomor satu di Bumi Bersujud itu mengakui bahwa beberapa waktu ini trend kasus Covid-19 di Kabupaten Tanbu mulai mengalami kenaikan yang cukup signifikan.

“Namun tingginya kasus Covid-19 ini tidak hanya disumbang oleh penduduk lokal, tapi juga disumbang dari penduduk luar yang kebetulan sedang berada atau bekerja di Kabupaten Tanbu,” ungkapnya.

Karena meningkatnya jumlah terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Tanbu, maka sesuai arahan Pemerintah Pusat Kabupaten Tanbu wajib melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4.

“Agar kebijakan PPKM Level 4 ini sukses tentunya harus didukung oleh Forkopimda. Salah satunya penjagaan ditapal batas daerah Satui, Batu Ampar termasuk di penyeberangan fery,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Tanbu Setia Budi melaporkan, perkembangan kasus baru Covid-19 di Kabupaten Tanbu mulai dari 1 – 9 Agustus 2021 mencapai 630 kasus. Ada pun total keseluruhan terkonfirmasi Covid-19 sebanyak 4.695 kasus.

Lalu untuk tren kesembuhan Covid-19 Kabupaten Tanbu sampai 9 Agustus 2021 sebanyak 3.491 kasus. Mulai dari 1 Agustus 2021 sampai dengan 9 Agustus 2021, total sembuh sebanyak 273 kasus.

Kemudian tren kasus kematian Covid-19 Kabupaten Tanbu sampai dengan 9 Agustus 2021 sebanyak 168 kasus. Jika dilihat mulai 1 Agustus 2021 sampai dengan 9 Agustus 2021 total kasus sebanyak 33 kasus.

Sedangkan total realisasi vaksinasi Covid-19 Kabupaten Tanbu hingga 9 Agustus 2021 sebanyak 41.629 orang.

“Ada pun untuk stoknya hingga 9 Agustus 2021, untuk gudang IFK sebanyak 35.500 dosis, POLRI sebanyak 4.450 dosis, TNI sebanyak 5.400 dosis, DPR sebanyak 3.000 dosis dengan total sebanyak 48.350 dosis,” tukasnya.

 

 

(RedWCM)

Berita Lain