DPRD Gelar Paripurna Jawaban Bupati Terhadap Pemandangan Umum Fraksi Tentang RAPBD-P 2021

A8F81368-D3F7-4E57-AF51-7DC5DE82ACF4-768x576
( RAPAT VIRTUAL : Sekretaris Daerah (Sekda) Tanah Bumbu H Ambo Sakka mewakili Bupati Tanah Bumbu HM Zairullah Azhar menghadiri rapat paripurna DPRD Tanbu secara virtual )

 

WARTACAKRAWALAMEDIA.COM – Sekretaris Daerah (Sekda) Tanah Bumbu H Ambo Sakka beserta jajaran menghadiri rapat paripurna DPRD Kabupaten Tanah Bumbu secara virtual di ruangan Digital Live Room, Kantor Bupati, Senin (23/08/2021).

Rapat kali ini digelar dalam rangka Jawaban Bupati terhadap Pemandangan Umum Fraksi Tentang Raperda APBD Perubahan (RAPBD-P) Tahun Anggaran 2021.

Bupati Tanah Bumbu, HM Zairullah Azhar dalam sambutannya yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah H Ambo Sakka menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh anggota DPRD, terutama kepada seluruh unsur pimpinan fraksi-fraksi yang telah memberikan saran dan masukan, serta kerja kerasnya terhadap Raperda APBD Perubahan ini.

Salah satu Fraksi menyambut dengan baik atas terlaksananya pembangunan di Kabupaten Tanah Bumbu dengan lebih baik lagi ke depannya, namun Fraksi ini memandang perlu adanya perhatian mendasar dari pemerintah terkait perbaikan sarana dan prasarana irigasi.

“Irigasi merupakan salah satu hal yang sangat vital untuk membantu petani, meningkatkan hasil pertanian sebagai upaya peningkatan dan mempertahankan ketahanan pangan, di masa pandemi COVID-19 dan lainnya,” kata salah satu perwakilan fraksi ketika memberikan pemandangan umum.

Menanggapi hal itu, Sekda H Ambo Sakka mewakili bupati mengatakan, pada dasarnya dalam Raperda APBD Perubahan Tahun 2021, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu telah mengalokasikan kegiatan yang menunjang petani untuk meningkatkan hasil pertanian, seperti pembangunan jalan usaha tani, pembangunan irigasi persawahan dan lainnya.

Adapun Fraksi lainnya juga meminta pemerintah daerah memperhatikan hasil dari Musrenbang dan betul-betul menjadi prioritas dalam bentuk skala pembangunan, jangan sampai di luar Musrenbang menjadi skala prioritas untuk pembangunan daerah.

Juga pokok-pokok pikiran DPRD, yang disampaikan masyarakat melalui reses anggota DPRD Kabupaten Tanah Bumbu, menjadi perhatian dalam pembangunan daerah.

“Untuk hal itu, pemerintah daerah sangat sepakat dan setuju sekali dengan saran tersebut, dan memohon dukungan dari Anggota DPRD Tanah Bumbu untuk ikut mengawal dan mengawasi proses perencanaan dan penganggaran daerah, yang dimulai dari MusrenbangDes sampai dengan penetapan Perda APBD Kabupaten Tanah Bumbu selanjutnya,” kata Sekda H Ambo Sakka.

Sementara itu, pertanyaan dari Fraksi lainnya yakni apa sajakah faktor lain yang menjadi kendala dalam realisasi anggaran sehubungan dengan permasalahan defisit yang dialami, dan solusi konkrit apa yang telah disiapkan.

H Ambo Sakka menyampaikan, di dalam RAPBD Tahun Anggaran 2021 defisit anggaran ditutupi dari penerimaan pembiayaan, yaitu SILPA tahun anggaran sebelumnya.

“Untuk realisasi anggaran Kabupaten Tanah Bumbu dari laporan yang diminta Kementerian Dalam Negeri masuk dalam kategori lancar, artinya di atas rata-rata Kabupaten di Kalimantan Selatan,” ujarnya.

Strategi dalam realisasi anggaran yaitu lebih selektif pada skala prioritas.

Pemerintah Kabupaten berharap semoga dengan upaya, kerja keras serta sinergitas yang terus dibangun bersama mampu meraih cita-cita pembangunan mewujudkan kesejahteraan masyarakat di Bumi Bersujud.

 

 

(RedWCM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lain