Dinas Pertanian Tanbu Lounching Aplikasi Website PAHAM Padi

IMG-20210531-WA0018-768x575
( Kepala Dinas Pertanian Fauraji Akbar Dan Tenaga Ahli Percepatan Pembangunan Bidang Pertanian Aman Mak’mur Berserta BAPPEDA , BPKAD Dan Stakeholder Terkait Lounching aplikasi Website PAHAM Padi )

 

WARTACAKRAWALAMEDIA.COM-Dinas Pertanian Kabupaten Tanah Bumbu melaksanakan launching dan Sosialisasi Aplikasi PAHAM Padi, Senin (31/05/2021).

PAHAM Padi merupakan sebuah aplikasi pengendalian hama dan penyakit tanaman padi berbasis aplikasi website merupakan sebuah program atau perangkat lunak yang dapat diakses melalui internet dengan menggunakan web browser dengan alamat pahampadi.com.

Tenaga Ahli Percepatan Pembangunan Bidang Pertanian Aman Ma’mur dalam kesempatan itu, sangat mendukung aplikasi tersebut karena sangat membatu Dinas Pertanian kepada masyarakat petani untuk memberikan informasi tentang pengendalian hama dan penyakit tanaman padi.

Kepala Dinas Pertanian Fauraji Akbar menyampaikan, launching Paham Padi didasari keperluan akan sebuah cara dalam memantau pertanian di Kabupaten Tanah Bumbu dengan lebih baik.

“Kabupaten Tanah Bumbu memiliki lahan sawah eksisting yang cukup luas yaitu sekitar 10.834 ha, sehingga diperlukan aplikasi yang dapat membantu petugas untuk mengidentifikasi, mengamati, mendapatkan informasi cara pengendalian hama penyakit padi. Diharapkan dengan pengendalian yang tepat, maka dapat meningkatkan produksi padi dan meningkatkan kesejahteraan petani” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertania Kabupaten Tanah Bumb, Robby Candra menambahkan, dengan adanya laporan yang masuk melalui aplikasi itu, Dinas Pertanian dapat mengetahui jenis serangan hama penyakit padi, lokasi serangan dan luasnya sehingga dapat menjadi dasar dalam menyusun kebijakan program dan kegiatan perlindungan tanaman.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dari stakeholder terkait dan rekan-rekan tim yang telah membantu mewujudkan aplikasi ini” ujarnya.

Dalam Kegiatan ini Hadiri oleh Tenaga Ahli Percepatan Pembangunan Bidang Pertanian, Kepala Dinas Pertanian, BAPPEDA, BPKAD, dan stakeholder terkait.

 

(RedAdjie)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lain