APBD TAHUN 2020 H AMBO SAKKA JAWAB TANGGAPAN FRAKSI DI PARIPURNA DPRD

IMG-20210615-WA0013-768x432
( Sekretaris Daerah SEKDA kabupaten tanah bumbu H.Ambo Sakka Memberikan Berbagai Jawaban terhadap Pandangan Fraksi dalam Pertanggung jawaban APBD tahun 2020 yang disampaikan oleh Pemerintah Kabupaten tanah bumbu)

 

WARTACAKRAWALAMEDIA.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) menggelar rapat paripurna terkait Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (DPRD) Tahun 2020, Selasa (15/06/2021) Aula DPRD Kabupaten Tanbu.

Dalam rapat paripurna tersebut Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tanbu H. Ambo Sakka memberikan berbagai jawaban terhadap pandangan fraksi-fraksi dalam Pertanggungjawaban APBD Tahun 2020 yang disampaikan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanbu.

“Terkait pandangan umum dari Fraksi Amanat Nasional Demokrat yang mempertanyakan tentang realisasi pembangunan infrastruktur yang sudah dilakukan oleh Pemkab Tanbu di APBD Tahun 2020. Maka kami sampaikan bahwa realisasinya mencapai 96,97 persen yang artinya hampir semua terlaksana dengan baik,” tegasnya.

Kemudian terkait Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), saat ini Pemkab Tanbu memiliki 2 unit BUMD, yaitu PD Batulicin Jaya Utama (BJU) dan PD Air Minum Bersujud dengan masing-masing investasi yang sudah digelontorkan sebesar Rp206.533.526.041 pada PD Air Minum dan Rp. 9.438.000.000 pada PD Batulicin BJU.

“Harus kita akui bahwa dari investasi pada kedua BUMD tersebut kontribusi langsung terhadap pendapatan daerah belum sesuai yang diharapkan. Untuk itulah konsolidasi internal terutama perbaikan manajemen dan pengembangan usaha perlu lebih ditingkatkan. Selain itu dukungan pemerintah sangat diperlukan untuk mendapatkan peluang usaha dan peningkatan pendapatan,” ujarnya.

Selain itu untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan, Pemkab Tanbu berencana memberikan bantuan alat bantu penangkapan ikan dan pelatihan penggunaannya kepada nelayan kecil, sehingga nelayan dapat mendeteksi keberadaan ikan. Selain itu pembangunan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) juga sudah direncanakan untuk menjaga kestabilan harga jual ikan nelayan.

“Lalu untuk meningkatkan kesejahteraan Petani, Pemkab Tanbu akan melakukan peningkatan produksi dan produktivitas. Ada 3 hal yang dilakukan untuk merealisasikannya, pertama pemenuhan bibit unggul, pembangunan irigasi serta mekanisasi pertanian,” katanya. 

Terkahir dirinya menyampaikan ucapan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh Anggota DPRD Kabupaten Tanbu, terutama kepada seluruh unsur pimpinan fraksi-fraksi yang telah memberikan saran dan masukan terkait Raperda Pertanggung jawaban APBD Tahun Anggaran 2020.

“Semoga saran dan masukan yang baik ini tentunya menjadi pemacu kami untuk bisa lebih baik lagi dalam mempertanggungjawabkan APBD Pemkab Tanbu di tahun-tahun yang akan datang,” tukasnya.

 

(RedWCM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lain