3 SKPD Dilatih Pengolalaan Aplikasi SRIKANDI Secara Virtual

WhatsApp-Image-2021-08-07-at-3.59.11-AM-768x1024
( VIRTUAL: Pelatihan pengelolaan Aplikasi SRIKANDI untuk 3 SKPD )

 

WARTACAKRAWALAMEDI.COM- Aplikasi SRIKANDI merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian PAN & RB, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) serta ANRI, Jumat (06/08/2021) diruang DLR Kantor Bupati Tanbu

Aplikasi SRIKANDI bersifat Government to Government (G2G), sehingga bisa dimanfaatkan oleh instansi pusat maupun daerah.

Sebagai uji penerapannya di Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), 3 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) mengikuti pelatihan pengelolaan Aplikasi SRIKANDI melalui meeting virtual.

3 SKPD di Pemkab Tanbu yang mengikuti tersebut terdiri dari Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (Dipersip), Dinas Komunikasi dan Informatika serta Bagian Setda Tanbu.

Dalam sambutannya, Plt. Kepala Dinas Perpusatakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Tanbu Muhammad Yusri mengatakan, rencananya Aplikasi SRIKANDI ini akan mulai digunakan di 3 SKPD tersebut mulai tahun 2021 ini.

“Namun untuk maksimal nya Aplikasi SRIKANDI akan digunakan semua SKPD di awal tahun 2022,” ungkapnya.

Baginya hadirnya Aplikasi SRIKANDI sangat berguna dimasa pendemi Covid-19 seperti, karena melalui aplikasi tersebut pegawai di SKPD tidak perlu lagi bertatap muka dalam hal surat-menyurat, karena sudah tersistem secara online.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tanbu DR H. Ambo Sakka menyatakan pelatihan ini memiliki peran yang strategis dalam upaya mendukung terselenggaranya sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE) sehingga terwujud tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, transparan dan akuntabel.

“Seperti yang kita ketahui bersama, aplikasi SRIKANDi pada dasarnya merupakan integrasi antara pengelola arsip dinamis secara internasional berbasis digital.” ujarnya.

Baginya pentingnya arsip tak hanya terkait dengan penyelamatan memori, wawasan budaya indentitas dan jati diri. Akan tetapi juga sebagai akuntabilitas kinerja pemerintah daerah.

“Peningkatan kualitas pelayanan publik sekaligus sebagai indikator penentu pelaksanaan reformasi birokrasi daerah.” imbuhnya.

Sekedar diketahui, dalam kegiatan kali ini menghadirkan narasumber Agung Ismawarno, S.S, M.AP, yaitu seorang Arsiparis Muda Direktorat Kearsipan Daerah I dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).

 

 

(RedWCM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lain