Presiden RI Joko Widodo Resmikan Pabrik Biodiesel H Isam Dengan Nilai Investasi 2 Triliun

IMG-20211021-WA0061
( SIMBOLIS: Presiden RI Joko Widodo saat meresmikan Pabrik Biodiesel milik H Isam )

WARTACAKRAWALAMEDIA.COM – Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo meresmikan Pabrik Biodiesel milik PT Jhonlin Agro Jaya (JAR), Kamis (21/10/2021) di Desa Sungai Dua Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu).

Pabrik yang didirikan dengan investasi Rp2 Triliun itu merupakan persembahan dari pengusaha muda dan ternama di Provinsi Kalsel, yakni H Andi Syamsudin Arsyad atau biasa disapa H Isam.

Putra daerah Tanah bumbu membuat bangga daerahnya bahkan negaranya dengan membangun pabrik Biodiesel 30 (B30) terbesar di Indonesia Timur. Pembangunan pabrik ini jugs ikut mendukung kebijakan energi terbarukan nasional. 

Dalam sambutannya, Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor bersyukur orang nomor satu di Negeri ini yakni Jokowi bisa meresmikan langsung Pabrik Biodiesel di Kabupaten Tanbu dan Jembatan Sei Alalak di Kota Banjarmasin ini.

“Mudah-mudahan Pabrik Biodiesel ini bisa membuka lapangan kerja sekaligus menambah devisa negara,” kata Paman Birin sapaan akrabnya.

Sementara itu, Komisaris Utama PT JAR Andi Amran Sulaiman menjelaskan, Pabrik Biodiesel dibangun selama 2 tahun dengan total investasi mencapai Rp2 Triliun

“Ini merupakan Pabrik terbesar di Indonesia Bagian Timur dengan kapasitas produksi 1500 ton perhari dengan menyerap tenaga kerja hingga 2.320 orang. Bahkan kami menargetkan kualitas B30 dan kedepan akan dikembangkan menjadi B50,” sebut mantan Menteri Pertanian itu.

Ada pun luas areal kawasan sekitar 700an hektare dan akan dibangun 12 industri, salah satunya industri minyak goreng. Kemudian direncanakan pada Januari 2022 mendatang ada 4 unit smelter yang akan dibangun dengan target selesai 2023 mendatang.

“Kalau semua industrinya jadi maka total investasinya tembus Rp11 Triliun,” ungkapnya.

Dilain pihak, Presiden RI Ir Joko Widodo menyambut baik dengan hadirnya pabrik Biodiesel yang dibangun PT JAR.

“Saya sangat mendukung apa yang dilakukan Jhonlin Group, berekspansi dari CPO ke Biodiesel. Ini menghasilkan nilai tambah menciptakan produk turunan dari CPO,” sebutnya.

Selain itu biodiesel ini juga mampu menghemat devisa, lalu yang paling penting adalah menciptakan lapangan pekerjaan.

“Kita juga bisa menjaga stabilitas harga CPO. Jangan sampai dikendalikan pasar tapi kita yang kendalikan di sini,” imbuhnya.

Sekedar diketahui, dalam kegiatan kali ini turut hadir Mensesneg Pratikno, Menteri BUMN Erick Thohir, Kapolda Kasel Irjen Pol Rikwanto, Pangdam VI Mulawarman, Bupati Tanbu dr Zairullah Azhar serta sejumlah pejabat dan pengusaha ternama di Provinsi Kalsel.

(RedWCM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lain