Pemkab Tanbu Gelar Lomba Balogo dan Kreasi Barang Bekas

Screenshot_1648722771774JPG

( LOMBA BARANG BEKAS: Wakil Bupati Tanah Bumbu, M Rusli melihat langsung kreasi barang bekas – Foto Dok )

WARTACAKRAWALAMEDIA.COM – Sempat hampir dua tahun vakum karena pandemi Covid-19, Dinas Kebudayaan Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disbudporpar) Kabupaten Tanah Bumbu kembali menggelar Lomba Balogo di halaman Kantor Disbudporpar Tanbu, Rabu (30/03/2022).


Kepala Disbudporpar Tanbu, Hamaluddin Tahir melalui Kabid Kebudayaan, Muhammad Rapie menyampaikan bahwa Lomba Balogo ini adalah event atau kegiatan yang rutin dilaksanakan oleh Disbuporpar Tanbu setiap tahunnya.

“Pada tahun ini ketika pandemi melandai turun, maka kegiatan lomba seperti ini bisa dilangsungkan kembali,” katanya.

Muhammad Rapie mengatakan, tujuan Lomba Balogo ini digelar sebagai upaya Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu untuk melestarikan permainan tradisional daerah.
Menurutnya, Balogo sebagai salah satu permainan atau olahraga tradisional daerah merupakan budaya turun temurun yang sudah selayaknya perlu untuk dipertahankan keberadannya terlebih di tengah gempuran teknologi modern.

Oleh sebab itu, dia juga mengajak kepada penggiat olahraga tradisional dan seluruh elemen masyarakat, agar dapat ikut memajukan dan melestarikan permainan tradisional Balogo ini kepada generasi yang akan datang.

Sebagai informasi, lomba permainan Balogo ini dimainkan secara beregu (rombongan/kelompok) dengan jumlah pemain sebanyak tiga orang. Peserta lomba ini terbagi menjadi dua kategori yaitu perwakilan SKPD di lingkungan Pemkab Tanbu dan masyarakat umum.

Selain Lomba Balogo, Disbudporpar juga melaksanakan Lomba Kreasi Barang Bekas Tingkat Kabupaten. Kegiatan yang diselenggarakan tersebut dalam rangka menyambut Hari Jadi Kabupaten Tanah Bumbu ke-19.

Kabid Pengembangan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Pengparekraf) Eddy Sukhrawardi menambahkan bahwa lomba ini diharapkan dapat meningkatkan daya kreativitas masyarakat dalam mengolah barang bekas yang sudah tidak terpakai.
“Melalui kegiatan ini, hal-hal (barang) yang harusnya sudah terbuang menjadi sampah, justru dapat diubah menjadi barang yang dapat dimanfaatkan. Selain mempunyai nilai seni juga ada nilai ekonomi sehingga barang tersebut dapat dijual kembali,” pungkasnya.

Wakil Bupati Tanah Bumbu, M Rusli dalam sambutannya saat membuka kegiatan itu menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Lomba Kreasi Barang Bekas dan Lomba Balogo yang diikuti SKPD dan masyarakat umum dalam rangka memeriahkan HUT Tanbu ke-19.
Menurutnya, kegiatan ini dapat menjadi sarana berkreasi masyarakat untuk memanfaatkan barang yang tadinya tidak terpakai menjadi barang yang lebih bermanfaat, sehingga secara tidak langsung ikut berperan dalam menanggulangi limbah pencemaran lingkungan.

“Sebagai usaha, untuk pelestarian dan nilai budaya melalui olahraga, permainan tradisional perlu diperkenalkan kepada generasi muda. Sehingga mereka dapat mengetahui dan menghargai nilai-nilai luhur dari peninggalan budaya masa lalu yang perlu dijaga dan dilestarikan,” ucap Rusli.

RedWCM
   (Ajie)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lain