TIM PENILAI LOMBA ASMAN TOGA TINGKAT PROV. KALSEL KUNJUNGI DESA MAJUMULYO KECAMATAN MANTEWE.

IMG20210902101313
( Ketua TP PKK Kabupaten Tanah Bumbu, Hj Wahyu Windarti Zairullah, bersama Wakilnya, Suci Annisa Rusli, dan Ketua Dharma Wanita, Hj Hasnah Ambo Sakka. )

 

WARTACAKRAWALAMEDIA.COM—Tim penilai lomba Asuhan Mandiri (Asman) Tanaman Obat Keluarga (Toga) dan Akupresur Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) Tahun 2021 melakukan verifikasi lapangan di Desa Majumolyu Kecamatan Mantewe (2/09/2021).

kedatangan Tim Verifikasi dinas kesehatan provinsi Kalimantan Selatan dalam rangka untuk memenuhi tugas Pemerintah Provinsi Kalsel untuk melakukan penilaian Asman Toga dan Akupresur Tingkat Provinsi Kalsel

Verifikasi penilaian dilakukan selain di Desa Majumulyo Kecamatan Mantewe, dan juga desa mustika kecamatan Kuranji yang merupakan wakil kabupaten tanah bumbu dalam ajang lomba Asman Toga Tingkat Provinsi Kalsel. 

Bahwa penilaian ada beberapa kategori mulai dari Keluarga Binaan, Kader, Desa, PKK Desa, Kecamatan, Asman Toga, Hati nya PKK dan penyuluhan 5 M, dan Akupresur ini dikembangkan dari masyarakat sendiri, karena inti dari penilaian ini adalah benar-benar untuk mengetahui pemanfaatan Toga dan Akupresur apakah sudah dimanfaatkan atau tidak. Kesehatan tradisional ini perlu disosialisasikan dan dikembangkan dimasyarakat karena sangat penting.

( Tim Penilai provinsi Diskusi dengan camat Mantewe dan Kades Majumulyo)

Tim Penilai Provinsi, didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tanah Bumbu, Hj Wahyu Windarti Zairullah, Wakil Ketua PKK Suci Annisa Rusli, dan Ketua Dharma Wanita Kabupaten, Hj Hasnah Ambo Sakka melakukan penilaian terjun ke lokasi kader keluarga binaan

Tim Verifikasi disambut langsung oleh Camat Mantewe Safrudin didampingi oleh Kepala Desa Majumolyu Sunarno berserta TP PKK kecamatan dan Desa Majumulyo, Menurutnya, Camat Safrudin, bertandang ke tempat kader keluarga binaan menjadi salah satu kriteria penilaian tim. Karena kriteria ini sangat penting dalam menentukan kemenangan, ucapnya.

Sementara itu, Tim Penilai Kusumorini dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan, pihaknya telah melaksanakan penilaian di Kabupaten Tanbu, kami sangat melihat keharmonisan yang sangat luar biasa, dari kesiapan di lapangan, tata kelola yang sangat tertata rapi hingga semua sektor yang terlibat didalamnya sangat konsisten,” kata Kusumorini.

Yang sangat mendukung warga masyarakat dalam segala aspek, dari mulai menanam tanaman obatan hingga pengolahan produk yang sangat bermanfaat hingga mampu meningkat kan perekonomian para pelaku UMKM di desa tersebut.

( lihat hasil produksi, ketua TP PKK Tanbu Hj Wahyu Windarti Zairullah, Desa Majumulyo untuk Persiapan Lomba Asman Toga Tingkat Provinsi Kalsel )

selanjutnya, kades majumulyo Sunarno bahwa kegiatan ini sejalan dengan salah satu yang ingin dicapai Kabupaten, karena tanaman yang di perankan oleh masyarakat yang di butuhkan Asman Toga ini hampir lengkap, hampir 28 jenis tanaman yang di siap masyarakat disetiap KK Tersebut,”ungkapnya

Selain itu dari tanaman ungulan seperti Jahe merah, kencur, Kunyit, Tanmulawak sama daun kelor, tanaman yang dipakai untuk pengobatan tradisional, dalam bentuk obat herbal, untuk kesehatan stamina penambah Imunitas tubuh, apalagi dalam suasana Pandemi Covid-19,
bahkan dari tim penilai Provinsi, dengan dinas kesehatan ada kerja sama untuk menampung hasil tanaman ini, akan di beli ke salah satu rumah sakit yang memerlukan obat tanaman keluarga ini, dan ini tentunya dalam dampak positif nya sangat bernilai bisa mengangkat ekonomis masyarakat, dengan terjualnya hasil tanaman ini, dengan begitu, hasil lombapun kami tidak Sia-sia dengan hasil dan ekonominya yang Positif.

( Mengecek asuhan mandiri taman obat keluarga di rumah kader keluarga binaan ).

“harapan kami bahwa Desa Majumulyo terus berbenah untuk kegiatan Asman Toga serta Akupresur yang terus dibimbing dan dibina baik kabupaten dan tim kecamatan, lanjut, Sunarno, kepada tim penilai Provinsi menilai apaadanya sesuai, apa yang kami lakukan upayakan dengan kereteria, kalau memang nantinya mendapatkan nilai yang terbaik, kami juga akan mempersiapkan untuk ketingkat nasional,”tegasnya.

Sunarno juga melaporkan Asman Toga dan Akupresur di Desa Majumulyo telah dilatih bahkan sampai ke Provinsi untuk perwakilan, yang kemudian seluruh anggota kembali dilatih oleh kader yang mengikuti pelatihan didampingi dinas kesehatan dan Puskesmas kecamatan.

Lanjutnya, terimakasih kepada seluruh pihak yang telah membantu, baik Bapak Bupati dan Wakil Bupati melalui seluruh Dinas/Instansi, Ketua TP PKK Kabupaten beserta pengurus, Camat Mantewe dan keluarga besar Kecamatan Mantewe, Ketua TP PKK Kecamatan beserta Pengurus desa Majumolyu, imbuhnya.

 

(RedWCM)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lain