Sekda Tanbu Buka Pertemuan Peremajaan Sawit Rakyat

Screenshot_20220811-012954_Chrome~2

( KATA SAMBUTAN: Sekda Tanbu H Ambo Sakka membacakan kata sambutan Bupati Tanah Bumbu Abah HM Zairullah Azhar saat membuka Pertemuan Teknis Percepatan dan Pemetaan Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) yang digelar Aspek-PIR Provinsi Kalimantan Selatan – Foto Dok )

WARTACAKRAWALAMEDIA.COM – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tanah Bumbu, H Ambo Sakka mewakili Bupati Tanah Bumbu Abah HM Zairullah Azhar membuka Pertemuan Teknis Percepatan dan Pemetaan Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) yang digelar Asosiasi Petani Kelapa Sawit Perusahaan Inti Rakyat (Aspek-PIR) Provinsi Kalimantan Selatan di Batulicin, Kamis (04/08/2022).

Pertemuan tersebut tidak hanya dihadiri anggota Aspek-PIR secara langsung, namun juga diikuti peserta lain secara daring melalui zoom meeting.

“Saya mengapresiasi dan memberikan dukungan terselenggaranya kegiatan PSR, karena permasalahan perkebunan sawit perlu didiskusikan mengingat sangat penting dan strategis sebagai upaya percepatan pelaksanaan kegiatan peremajaan kelapa sawit, melalui pendanaan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit di Kabupaten Tanah Bumbu,” kata Bupati Tanah Bumbu Abah HM Zairullah Azhar dalam sambutannya yang dibacakan oleh Sekda Ambo Sakka.

Pemkab Tanbu, katanya, berharap kepada seluruh anggota untuk dapat mengikuti pertemuan dengan baik guna mendapatkan penjelasan secara komprehensif dari narasumber, dalam rangka menjadikan sektor perkebunan kelapa sawit sebagai motor penggerak pembangunan di Kabupaten Tanah Bumbu.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Petani Kelapa Sawit Perusahaan Inti Rakyat (Aspek-PIR) Provinsi Kalimantan Selatan, Jayadi mengatakan, potensi alam bidang sektor perkebunan di Tanah Bumbu apabila dikelola secara baik akan memberikan peluang pekerjaan kelompok pertanian.

Menurutnya, program PSR harus memenuhi faktor legalitas lahan, apakah masuk indikasi lahan kawasan. 

Program PSR itu juga untuk mewujudkan keberlangsungan perkebunan untuk kesejahteraan petani sawit dengan tujuan petani bisa mengganti varietas kelapa sawit dengan bibit unggul karena jika menggunakan bibit yang kurang bagus hasil perkebunan sawit rendah.

“Perkebunan kita yang ada di Tanah Bumbu sangat besar berpotensi untuk mendukung lapangan pekerjaan, dan berharap agar Abah Bupati dapat mensupport agar kendala-kendala dapat diatasi dan bisa memberikan solusi serta dapat membantu petani kita agar berkelanjutan dari perkebunan sawit tersebut,” ujarnya.

Hadir pada kegiatan tersebut Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan H Hairuddin, Anggota TP2D H Abdul Kadir, Ketua harian DPP Aspek-PIR Indonesia H Juwita Yabdi, para pengurus Asosiasi Petani Kelapa Sawit dan Perkebunan Inti Rakyat dan 13 kelompok tani se-Kabupaten Tanah Bumbu, di antaranya Kelompok Tani Sumber Makmur, Desa Sepakat, Kecamatan Mantewe

RedWCM
   (Ajie)

 

Berita Lain