Masyarakat Dan Pelaku UKM Di Tanbu Harus Bisa Berdagang Online

F8AC7B89-6BB8-493B-ADD7-5DD9E988E9FF-768x513
( PELATIHAN E-COMMERCE: Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Tanah Bumbu, Rahmad Prapto Udoyo memberikan kalung tanda peserta kepada salah seorang peserta pelatihan E-Commerce )

 

WARTACAKRAWALAMEDIA.COM – Masyarakat dan pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) di Kabupaten Tanah Bumbu diharapkan untuk bisa mengembangkan perdagangan secara online. Terlebih saat ini semua dihadapkan pada pandemi Covid-19 yang membatasi pergerakan individu sehingga masyarakat dan pedagang perlu berinovasi menjual hasil dagangannya secara online.

“Di era teknologi ini, kita jangan hanya bisa belanja online saja, tetapi juga harus bisa berdagang online,” kata Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Tanah Bumbu, Rahmad Prapto Udoyo usai membuka pelatihan pemasaran produk Usaha Kecil Menengah (UKM) melalui E-Commerce di Mahligai Bersujud, Kecamatan Simpang Empat, Selasa (07/09/2021).

Pelatihan yang digelar oleh Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Selatan bekerjasama dengan Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi Koperasi dan Usaha Mikro (Disnakertranskop dan UM) Kabupaten Tanah Bumbu ini diikuti sebanyak 60 peserta.

Mereka dilatih penyusunan laporan pertanggungjawaban pengurus dan pengawasan koperasi, serta pelatihan pemasaran produk Usaha Kecil Menengah (UKM) melalui E-Commerce.

Bupati Tanah Bumbu HM Zairullah Azhar diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Tanah Bumbu Rahmad Prapto Udoyo, menyambut baik digelarnya pelatihan perkoperasian dan pemasaran produk UKM melalui E-Commerce di Tanah Bumbu.

“Setiap Senin dalam Coffe Morning, Bupati di hadapan Kepala SKPD terus menyampaikan bagaimana UKM di Tanbu agar maju dan berkembang. Alhamdulillah hari ini, upaya untuk mengembangkan UKM disambut dan difasilitasi oleh Pemprov Kalsel melalui Dinas Koperasi dan UKM bekerjasama dengan Disnakertranskop dan UM Kabupaten Tanah Bumbu,” sebut Rahmad.

Pelatihan ini, sambung Rahmad, merupakan salah satu kesempatan baik yang disediakan oleh pemerintah untuk pelaku usaha di Tanah Bumbu dalam rangka mengembangkan pemasaran produk usaha.

Diharapkan melalui pelatihan E-Commerce, pengetahuan dan ide pelaku usaha bertambah sehingga kesempatan dan peluang bisnis bisa lebih berkembang.

“Setelah pelatihan ini, diharapkan inovasi muncul, dan jaringan pelaku UKM semakin luas,” ujarnya.

Rahmad menambahkan, dalam pemasaran produk usaha, bahasa iklan sangat penting untuk menarik minat pembeli.

Untuk itu, dia meminta kepada peserta pelatihan agar bersungguh-sungguh mengikuti pelatihan dan banyak bertanya kepada para narasumber.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Selatan, Gustafa Yandi mengatakan, pelatihan koperasi dan E-Commerce dilaksanakan oleh pemerintah agar pelaku UKM mampu bersaing di era digital saat ini. Untuk itu, pemerintah maupun pelaku usaha, harus kreatif, inovatif, adaftif dan kolaboratif.

“Pelatihan yang digelar hari ini merupakan salah satu bentuk sinergi dan kolaborasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten,” ujarnya.

Kepala Balai Pelatihan Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Kalsel, Gusti Muhammad menambahkan pelatihan digelar selama 4 hari mulai tanggal 7 sampai 10 September 2021.

Pembukaan dilaksanakan di Mahligai Bersujud. Selanjutnya pelatihan koperasi dan pelatihan E-Commerce yang dilaksanakan di tempat yang berbeda, dan tetap mengedepankan protokol kesehatan Covid-19.

Untuk peserta pelatihan sebanyak 60 orang dengan rincian 30 peserta pelatihan perkoperasian, dan 30 peserta pelatihan E-Commerce.

Sebelum digelarnya pelatihan ini, sebut Gusti Muhammad, pihaknya pada Maret 2021 yang lalu melakukan identifikasi pelatihan yang diinginkan oleh masyarakat Tanah Bumbu. “Alhamdulillah hari ini bisa terlaksana,” tutupnya.

 

( RedWCM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lain