Banjir di Masiraan, Warga Keluhkan Terserang Penyakit Kutu Air

Screenshot_20240109-104828_Chrome

BANJIR : Desa Masiraan sejumlah Rumah Warga yang masih terendam – Foto- Dok Humas Pemkab HST )

WARTACAKRAWALAMEDIA.COM, KALSEL  — Warga Desa Masiraan, Kecamatan Pandawan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan (Kalsel), mulai mengeluhkan terserang penyakit “lancat” atau kutu air akibat kebanjiran.

Menurut Kasi Kesejahteraan dan Pelayanan Desa Masiraan, Muhammad Rifani, banjir terjadi di desanya sejak Senin (1/1) lalu, setelah air mulai surut di Kota Barabai.

“Sejak Senin, warga kami mulai terkendala dalam melakukan aktivitas sehari-hari, seperti sekolah dan bekerja,” ujarnya

Di Desa Masiraan, katanya, total ada empat Rukun Keluarga (RT) yang terendam banjir dengan 227 Kepala Keluarga (KK) dan 690 jiwa.

“Beberapa fasilitas juga sempat terendam, seperti Mesjid, Langgar, Sekolah, Kantor Desa, Posyandu, Pondok Pesantren dan Rumah Bidan Desa,” katanya.

Ia menambahkan, warga Desa Masiraan juga mulai mengeluhkan penyakit “lancat” atau kutu air.

“Saat ini masih banjir, meski sudah mulai surut, semoga tidak ada banjir susulan,” tambahnya.

Hingga kini, Desa Masiraan masih terendam banjir dengan ketinggian air kisaran 20 hingga 45 sentimeter

( RedWCM-Bysrul HST )

Berita Lain